Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku "ikhlas" Iran memiliki dan mengembangkan rudal-rudal balistik.
Dalam pernyataan kepada wartawan di Prancis, Trump mengatakan tak apa-apa bagi Iran untuk memiliki rudal balistik. Sebab, negara-negara tetangganya di Timur Tengah juga memilikinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika negara lain punya, agak tidak adil buat mereka (Iran) jika tidak punya juga," kata Trump pada Rabu (17/6), seperti dikutip Reuters.
Trump berujar Arab Saudi, Qatar, dan berbagai negara Arab memiliki dan mengembangkan rudal balistik. Selama jumlahnya setara, menurutnya tidak masalah jika Iran memiliki senjata itu.
"Jika Arab Saudi, Qatar, dan mereka semua memiliki beberapa, dalam proporsi relatif, saya kira itu tidak masalah," ucap Trump.
Pernyataan Trump ini dilontarkan setelah ia meneken kesepakatan damai AS-Iran di sela-sela pertemuan puncak G7 di Prancis. Penandatanganan dilakukan secara digital bersama-sama dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.
AS dan Iran sudah merilis isi nota kesepahaman (MoU) tersebut. Dalam MoU, disebutkan bahwa Washington dan Teheran setuju untuk menghentikan pertempuran di semua front, termasuk Lebanon.
AS dan Iran juga setuju untuk mencabut blokade di Selat Hormuz serta blokade angkatan laut AS terhadap Iran.
Kedua negara juga sepakat mengenai program nuklir Iran. Iran berjanji tak akan memproduksi senjata nuklir dan material uranium yang telah mereka perkaya akan ditangani sesuai perjanjian akhir. Perjanjian akhir ini akan dirumuskan selama 60 hari setelah penandatanganan MoU.
(blq/dna)
Add
as a preferred source on Google

7 hours ago
6















































