Pesan Terbaru Mojtaba Khaemenei Wanti-wanti 'Perang Psikologis' Musuh

8 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamanei mewanti-wanti perang psikologis (psywar) berupa operasi media musuh bisa menciptakan perpecahan dan persatuan di negara tersebut.

Mojtaba mengatakan upaya itu sengaja dilakukan pihak musuh untuk melemahkan moral dan keamanan publik. Ia lantas menyerukan persatuan nasional yang lebih kuat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia juga menyebut "persatuan yang luar biasa" di antara warga Iran menyebabkan perpecahan di antara pihak-pihak yang bermusuhan, demikian dikutip Anadolu Agendy, Jumat (24/4).

Motjaba lantas menegaskan bahwa mempertahankan dan memperkuat kohesi semacam itu akan semakin melemahkan musuh.

Dia juga mendesak warga lebih waspada terkait upaya apapun yang bisa mengeksploitasi kelengahan, dan mewanti-wanti agar tidak membiarkan usaha itu gagal.

Pemimpin atau pejabat Iran kerap menggemakan narasi serupa saat menghadapi musuh. Mereka akan meminta warga menghindari perang psikologis dan terus memperkuat persatuan.

Musuh yang disebut Iran biasanya merujuk ke Amerika Serikat dan Israel.

Iran menjadi sorotan dunia usai AS dan Israel menggempur habis-habisan negara itu pada 28 Februari. Imbas operasi ini, Pemimpin Tertinggi yang juga ayah Mojtaba, Ali Khamenei, tewas.

Tak tinggal diam, Iran meluncurkan balasan ke Israel dan aset militer AS di negara-negara Teluk. Dalam rangka menekan kedua negara, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) juga membatasi secara ketat akses kapal yang berafiliasi dengan AS-Israel.

(isa/dna)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Rapat | | | |