Warga di Muna Gunakan Dana Pribadi Perbaiki Jalan Penghubung Kelurahan Dana – Desa Lapodidi

1 week ago 29

Muna – Jalan penghubung Kelurahan Dana Kecamatan Watopute dengan Desa Lapodidi Kecamatan Kontunaga di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) akhirnya mulus setelah bertahun-tahun rusak.

Perbaikan jalan tersebut dilakukan melalui kerja bakti warga setempat yang dikoordinasikan oleh Camat Watopute, La Ode Ondo, Lurah Dana, Ramayudin, dan Kepala Desa (Kades) Lapodidi, Sapril Huswan, Jumat (16/1/2026). Dalam prosesnya, perbaikan memanfaatkan material baru berupa batu kapur yang dipadatkan menggunakan alat berat untuk meningkatkan kualitas dan daya tahan jalan.

Warga Kelurahan Dana berinisial U, mengungkapkan anggaran perbaikan jalan ini sepenuhnya menggunakan dana pribadi dari warga.

Warga setelah melakukan gotong royong perbaikan jalan penghubung di Kelurahan Dana, Kecamatan Watopute - Desa Lapodidi, Kecamatan Kontunaga, Kabupaten MunaWarga setelah melakukan gotong royong perbaikan jalan penghubung di Kelurahan Dana, Kecamatan Watopute – Desa Lapodidi, Kecamatan Kontunaga, Kabupaten Muna. Foto: Istimewa. (16/1/2026).

“Partisipasi masyarakat Kelurahan Dana dan Desa Lapodidi yang diinisiasi oleh Camat Watopute, La Ode Ondo, Lurah Dana, Ramayudin dan Kepala Desa (Kades) Lapodidi, Sapril Huswan,” ungkapnya kepada kendariinfo, Sabtu (17/1).

Dia menyebut, jalan ini sudah rusak sejak tahun 2020 lalu. Namun puncak parahnya di tahun 2025 terakhir. “Kalau rusaknya sekitaran lima tahun yang lalu, hanya tidak separah dengan sekarang,” sambungnya.

Menurutnya, jalan tersebut sudah lama dikeluhkan masyarakat hanya saja tidak pernah mendapatkan respons dari pihak pemerintah dalam hal ini, Bupati Muna.

Setelah jalan ini viral, Camat Watopute bersama Lurah Dana dan Kades Lapodidi kemudian mengambil sikap dengan mengoordinasi warga untuk melakukan gotong royong dalam perbaikan jalan.

“Masyarakat mengeluhkan itu jalan sejak 2 tahun yang lalu. Hanya sempat viral lagi sehingga pak camat punya inisiatif sendiri untuk melakukan perbaikan,” kata U.

Sementara itu, Camat Watopute, La Ode Ondo mengungkapkan, dirinya mengambil inisiatif ini mengingat jalan tersebut rusaknya sudah sangat parah. Bahkan parahnya, ketika hujan turun air selalu tergenang di jalan tersebut. Sehingga membuat warga kesusahan untuk melintas.

“Karena memang setengah mati, kalau hujan tidak bisa lewat motor. Air yang tergenang tidak bisa ke mana-mana kalau hujan,” kata dia kepada Kendariinfo, Minggu (18/1).

Saat melakukan perbaikan jalan, warga sekaligus membangun saluran drainase guna mencegah air kembali tergenang di badan jalan. Menurutnya, jalan yang diperbaiki sepanjang 100 meter.

Meski demikian, perbaikan tersebut dinilai sangat penting untuk segera ditindaklanjuti, mengingat akses jalan itu banyak dimanfaatkan warga sebagai jalur lintasan yang lebih dekat.

“Hanya 100 meter itu, cuma bagian jalan yang itu rusaknya sangat parah. Kalau jalan di bagian yang lainnya sudah aman,” tutupnya.

Post Views: 88

Read Entire Article
Rapat | | | |