Trump 'Ngebet' Ubah Nama Bandara-Stasiun di AS Pakai Namanya

6 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan mau mengubah nama sejumlah bandara dan stasiun kereta pakai embel-embel namanya.

Sejumlah media AS melaporkan Trump mengusulkan akan membuka kembali dana infrastruktur yang dibekukan federal, apabila Senat Demokrat berkenan mengubah nama sebuah bandara dan stasiun pakai kata "Trump".

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Usulan Trump ini disampaikan oleh sejumlah sumber pemerintahan yang bicara kepada CNN dan NBC. Menurut mereka, Senator Chuck Schumer jadi salah satu pejabat yang diminta mengabulkan keinginan tersebut.

Berdasarkan laporan CNN, permintaan Trump ini diutarakan pada bulan lalu. Schumer dikabarkan menolak permintaan tersebut. Trump sendiri disebut mengincar untuk mengubah nama Stasiun Penn New York dan Bandara Internasional Dulles Washington.

New York dan New Jersey saat ini tengah berupaya mendapatkan kembali dana federal sebesar US$16 miliar yang dibekukan pemerintahan Trump. Dana ini dihajatkan untuk pembangunan terowongan yang menghubungkan kedua negara bagian tersebut.

Langkah Trump untuk menyertakan namanya di infrastruktur AS ini cukup janggal. Pasalnya, bangunan dan infrastruktur biasanya dinamakan pakai nama presiden ketika mereka tak lagi menjabat atau telah meninggal dunia. Ini dilakukan demi menghindari politisasi.

Trump selama ini telah menyelipkan namanya di sejumlah bangunan dan infrastruktur di seluruh dunia.

Pada Desember, dewan pengurus Kennedy Center, sebuah kompleks seni dan monumen untuk menghormati mendiang Presiden John F. Kennedy, memutuskan mengganti nama pusat seni tersebut menjadi "Trump-Kennedy Center". Anggota-anggota dewan ini ditunjuk langsung oleh Trump.

Kementerian Keuangan AS telah mengonfirmasi laporan bahwa pemerintah sedang menyusun rancangan untuk memproduksi koin US$1 edisi khusus yang menampilkan wajah Trump. Dalam undang-undang AS, uang tak boleh menampilkan wajah presiden yang sedang menjabat atau masih hidup.

Anggota parlemen dari New York Jerry Nadler mengatakan langkah Trump mengubah nama infrastruktur publik ini merupakan "praktik pemerasan".

Selain menargetkan bandara dan stasiun, Trump juga telah mendorong pembangunan "Gapura Kemerdekaan" yang mirip Arc de Triomphe di Paris dan meluncurkan pembangunan ruang dansa Gedung Putih yang baru, dengan merobohkan East Wing selaku bangunan bersejarah.

Trump bahkan telah meluncurkan situs web pemerintah yang menawarkan obat dengan harga terjangkau bernama "TrumpRx".

(blq/dna)

Read Entire Article
Rapat | | | |