Siapa Jeffrey Epstein dan Apa Kasusnya hingga Bikin Publik Geger?

13 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Nama Jeffrey Epstein kembali mencuat seiring terungkapnya berbagai dokumen dan kesaksian terkait kasus pelecehan seksual yang menjerat miliarder Amerika Serikat dan sederet tokoh publik. 

Sejumlah dokumen baru terkait Epstein diungkap oleh Kementerian Kehakiman AS (DOJ) berisi transkrip kesaksian, catatan penyelidikan, serta sejumlah pihak yang dimintai keterangan oleh aparat penegak hukum.

Tumpukan dokumen itu dirilis oleh DOJ dalam sejumlah fase. Fase pertama dirilis pada Februari-Mei dan Desember 2025, dan yang terbaru pada akhir Januari 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada Januari 2026, DOJ merilis 3 juta halaman bersama 2.000 video dan 180 ribu gambar. Perilisan itu baru separuh dari total 6 juta halaman dengan ukuran hingga 300 gigabit.

Berikut merupakan profil lengkap serta awal mula tuduhan kasus Epstein.

Profil Jeffrey Epstein

Melansir situs Britannica, Jeffrey Epstein merupakan seorang pengusaha keuangan asal AS yang telah dinyatakan bersalah dalam kasus kejahatan seksual.

Ia dituding melakukan perdagangan seks secara sistematis terhadap perempuan dan anak di bawah umur.

Epstein lahir di Brooklyn, New York, pada 20 Januari 1953, membangun kekayaan melalui karier di sektor keuangan hingga menjadi seorang multimiliuner.

Kesuksesan itu membawanya ke dalam pergaulan yang melibatkan kalangan super kaya, tokoh politik penting, hingga anggota keluarga kerajaan.

Dia tewas bunuh diri di dalam penjara pada Agustus 2019 lalu.

Awal mula sumber kekayaan Epstein

Pada 1974, Epstein mulai mengajar fisika dan matematika di Sekolah Dalton di Manhattan, di mana siswanya berasal dari beberapa keluarga terkaya di negara itu.

Namun, ia diberhentikan dari posisinya di Dalton karena keterampilan mengajar Epstein yang kurang memadai. Ia kemudian bekerja di perusahaan investasi Wall Street Bear Stearns.

Meski kariernya di perusahaan itu berakhir kontroversial, ia kemudian menjadi konsultan keuangan bagi kalangan super kaya dan mendirikan J. Epstein & Company pada 1988.

Klien utamanya, miliarder Leslie H. Wexner, memberinya kendali atas aset bernilai besar yang menjadi fondasi utama kekayaan Epstein.

Sejak 1990-an, kekayaannya melonjak, ditandai kepemilikan properti mewah dan jaringan pergaulan dengan elite global.

Tuduhan awal kejahatan seksual Epstein

Epstein pertama kali dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah gadis di Palm Beach pada 2005.

Informasi itu dilaporkan oleh seorang wanita yang mengeklaim bahwa putri tirinya yang berusia 14 tahun telah dilecehkan oleh seorang pria kaya bernama Jeff. Ia kemudian mengaku bersalah dan dihukum 13 bulan penjara.

Pada Juli 2019, Epstein kembali ditangkap di Bandara Teterboro, New Jersey atas tuduhan perdagangan seks dan ditahan tanpa jaminan.

Namun, kasus Epstein berakhir tanpa proses pengadilan setelah ia ditemukan tewas gantung diri pada 10 Agustus 2019, di sebuah sel tahanan di Manhattan.

Saat itu, Epstein tengah ditahan dan menunggu persidangan federal atas dakwaan perdagangan seks.

Lanjut ke sebelah...

File Epstein yang Curi Perhatian hingga Deret Tokoh Publik yang Ikut Terseret BACA HALAMAN BERIKUTNYA


Read Entire Article
Rapat | | | |