Sultra Masuk 10 Besar Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi Triwulan III 2025

2 weeks ago 38

Kendari – Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil mencatatkan diri sebagai salah satu dari 10 daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia pada triwulan III tahun 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada 5 November 2025, perekonomian Sultra tumbuh sebesar 5,65 persen (y-on-y).

BPS mencatat, daerah dengan pertumbuhan ekonomi tercepat pada periode tersebut adalah Maluku Utara dengan pertumbuhan mencapai 39,10 persen, disusul Sulawesi Tengah (7,79 persen) dan Kepulauan Riau (7,48 persen). Sementara itu, Sulawesi Tenggara menempati posisi keenam secara nasional.

Adapun sepuluh daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi triwulan III-2025 adalah:

Maluku Utara – 39,10 persen
Sulawesi Tengah – 7,79 persen
Kepulauan Riau – 7,48 persen
Bali – 5,88 persen
Sulawesi Barat – 5,83 persen
Sulawesi Tenggara – 5,65 persen
Gorontalo – 5,49 persen
DI Yogyakarta – 5,40 persen
Sulawesi Utara – 5,39 persen
Jawa Tengah – 5,37 persen

Secara nasional, ekonomi Indonesia pada triwulan III-2025 tumbuh 1,43 persen dibanding triwulan sebelumnya (q-to-q), dengan Lapangan Usaha Pengadaan Listrik dan Gas menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi yakni 5,42 persen. Dari sisi pengeluaran, komponen ekspor barang dan jasa tumbuh paling tinggi sebesar 6,77 persen.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (y-on-y), ekonomi nasional tumbuh 5,04 persen. Sektor jasa pendidikan mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 10,59 persen, sementara komponen ekspor barang dan jasa juga tumbuh kuat sebesar 9,91 persen.

Menanggapi capaian tersebut, Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka menyatakan bahwa pemerintah provinsi akan terus menjaga tren positif ini melalui penguatan ekonomi mikro dan pembangunan infrastruktur pendukung.

“Artinya apa yang kita lakukan saat ini bisa menstimulus pertumbuhan ekonomi. Nah, ini harus kita pertahankan,” ujarnya, Senin (10/11/2025).

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan fokus pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat.

“Yang paling dirasakan oleh masyarakat adalah sektor mikro. Itu yang kita gerakkan, terutama UMKM. Anggaran kita akan diarahkan untuk mendukung mereka,” jelasnya.

Selain memperkuat sektor UMKM, gubernur juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur jalan sebagai sarana utama bagi pelaku usaha di daerah.

“Pembangunan jalan termasuk yang berhasil. Karena itu infrastruktur terpenting yang digunakan oleh para pelaku UMKM,” ujarnya.

Dia menyebut, dengan pertumbuhan ekonomi yang tetap solid, Pemprov Sultra menargetkan pada periode mendatang dapat menembus lima besar daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia.

Post Views: 116

Read Entire Article
Rapat | | | |