Sultra Jadi Lokasi Penguatan Program Pesisir Melalui Launching Project ARUS

4 days ago 20

Kendari – Project ARUS atau Action for Resilience and Sustainable Seas resmi diluncurkan di salah satu hotel di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (24/11/2025). Peluncuran ini menjadi langkah untuk memperkuat tata kelola pesisir dan pengelolaan perikanan berbasis masyarakat di Sultra, sebagai bagian dari komitmen nasional dalam mengembangkan ekonomi biru serta mendukung target 3 Global Biodiversity Framework.

Peresmian dilakukan oleh perwakilan Direktur Konservasi Ekosistem Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Muh Firdaus Agung Kunto Kurniawan. Kegiatan ini dihadiri perwakilan Pemprov Sultra, akademisi, organisasi non-pemerintah, kelompok PAAP, media, perwakilan Kedutaan Besar Inggris, dan COAST Facility Programme.

Project ARUS diimplementasikan oleh Rare dan Save the Children dengan dukungan COAST Facility Indonesia Programme melalui UK Government’s Blue Planet Fund. Di Sultra, ARUS akan memperkuat Program PAAP yang telah berjalan sejak 2019 di Kabupaten Muna dan Kabupaten Buton.

Program PAAP merupakan pendekatan pengelolaan perikanan berbasis masyarakat yang memberikan hak akses dan tanggung jawab kepada kelompok nelayan kecil dalam mengelola wilayah tangkap secara berkelanjutan.

Melalui ARUS, penguatan dilakukan pada kapasitas masyarakat dan pemerintah dalam tata kelola ekosistem pesisir, peningkatan penghidupan, ketangguhan terhadap perubahan iklim, serta penerapan prinsip GEDSI dalam pengelolaan perikanan skala kecil.

“Pendekatan ini memperkuat upaya menjaga keberlanjutan sumber daya laut melalui tata kelola yang berbasis masyarakat,” ujar, Vice President Rare Indonesia, Hari Kushardanto.

Dukungan dari Inggris disampaikan melalui Blue Planet Fund. Menurut mereka kolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa melindungi laut tidak hanya tentang ekosistem.

“Tetapi juga tentang masa depan masyarakat yang bergantung padanya,” kata Alex Lau, Team Leader of Environment and Sustainable Commodities dari Kedutaan Besar Inggris.

Muh Firdaus menyatakan bahwa Project ARUS menjadi bagian penting dari implementasi pilar pertama Ekonomi Biru Indonesia terkait perluasan kawasan konservasi laut.

“Indonesia memiliki target memperluas kawasan laut yang dilindungi baik secara formal maupun bersama masyarakat,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Sultra menyambut hadirnya Project ARUS. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sultra, Sri Resqina, mengatakan bahwa penguatan program PAAP sangat relevan bagi wilayah pesisir di Buton dan Muna.

“Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan mitra seperti ini penting untuk memastikan pengelolaan pesisir yang berkelanjutan dan inklusif di Sulawesi Tenggara,” ucapnya.

Project ARUS sendiri berfokus pada penguatan tata kelola pesisir dan peningkatan kapasitas masyarakat di dua provinsi yaitu Sultra dan Nusa Tenggara Barat. Di Sultra, kegiatan terpusat di kawasan PAAP Kabupaten Buton dan Kabupaten Muna, sementara di Nusa Tenggara Barat program berjalan di Kabupaten Lombok Barat.

Post Views: 95

Read Entire Article
Rapat | | | |