Kendari – Polresta Kendari menelusuri motif sekelompok pria yang menutup akses jalan perumahan hingga berujung pada dugaan tindakan kekerasan terhadap Lurah Watulondo Muhammad Rusdi Rudi, di Lorong Pasir Putih, Jalan Raden Suprapto, Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (24/1/2026) sore.
Kanit Tipidter Satreskrim Polresta Kendari, Ipda Ariel Mogens Ginting, membenarkan adanya peristiwa pemalangan akses jalan yang mengganggu aktivitas proyek perumahan tersebut. Pihak kepolisian telah menerima laporan awal dan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penelusuran.
“Informasi awal yang kami terima, di lokasi tersebut sedang berlangsung aktivitas pekerjaan proyek perumahan yang bertujuan mendukung investasi di Kota Kendari. Proyek itu memiliki perizinan lengkap dan sah,” tegas Ariel.
Meski demikian, Ariel mengaku belum mengetahui secara pasti alasan sekelompok pria melakukan pemalangan akses jalan yang berdampak pada terhentinya operasional proyek. Untuk menjaga situasi tetap kondusif, pihak kepolisian sempat melakukan upaya mediasi, namun sempat mendapatkan penolakan dari kelompok tersebut.
“Walaupun sempat ditolak, kami tetap melakukan pembongkaran pemalangan. Seluruh akses berhasil dibuka. Sebanyak 13 unit kendaraan proyek beserta para sopir yang sempat tertahan berhasil keluar dari lokasi dalam keadaan aman,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ariel menyebutkan bahwa pihak pengembang perumahan selama ini telah menjalin hubungan baik dengan masyarakat sekitar. Bentuk kontribusi yang dilakukan antara lain membantu penimbunan tanah untuk lahan masjid, penyediaan bak sampah warga, pemberdayaan tenaga kerja lokal, serta penyiraman jalan dengan membeli air dari menara air milik warga setempat.
“Sehingga pemalangan yang terjadi ini bukan berasal dari tuntutan murni masyarakat sekitar, melainkan dilakukan oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) yang mengatasnamakan warga,” ungkap Ariel.
Terkait video yang beredar luas di media sosial yang memperlihatkan Lurah Watulondo, Muhammad Rusdi Rudi, diduga disikut di bagian dada saat berada di lokasi, Polresta Kendari memastikan akan melakukan penelusuran lebih lanjut.
“Kami akan mendalami dugaan kekerasan terhadap lurah dan menelusuri motif di balik pemalangan tersebut, apakah ada unsur lain di dalamnya. Setiap oknum yang mengganggu jalannya investasi dan ketertiban umum di Kendari akan ditindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku,” pungkasnya.
Sekelompok Pria Tutup Akses Jalan Perumahan di Puuwatu Kendari, Lurah Watulondo Disikut
Post Views: 273

3 days ago
20














































