Lewat Talk Show, Pemkot Kendari Perkuat Benteng Generasi Muda dari Bahaya Narkoba

6 days ago 29

Kendari – Kepedulian terhadap masa depan generasi muda terus ditunjukkan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari. Salah satunya melalui dukungan penuh terhadap kegiatan Talk Show Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba dan Penguatan Karakter Generasi Muda Menuju Indonesia Emas yang digelar di Aula Kantor Dinas Pendidikan (Dikbud) Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (21/1/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog yang hangat dan edukatif bagi para pelajar untuk memahami bahaya narkoba sekaligus menumbuhkan nilai-nilai karakter positif. Bagi Pemkot Kendari, remaja dan pelajar bukan sekadar penerus, tetapi aset berharga yang perlu dijaga, didampingi, dan diperkuat sejak dini.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menegaskan bahwa pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar merupakan perhatian serius Pemkot Kendari. Menurutnya, ancaman narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat menghilangkan masa depan generasi muda jika tidak diantisipasi bersama.

Talk Show Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba dan Penguatan Karakter Generasi Muda Menuju Indonesia Emas yang digelar di Aula Kantor Dinas Pendidikan (Dikbud) Sultra.Talk Show Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba dan Penguatan Karakter Generasi Muda Menuju Indonesia Emas yang digelar di Aula Kantor Dinas Pendidikan (Dikbud) Sultra. Foto: Istimewa. (21/1/2026).

“Generasi muda adalah harapan dan kekuatan utama daerah ini. Mereka harus kita lindungi melalui edukasi yang tepat, penguatan karakter, serta kerja sama antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat,” ujar Siska, Kamis (22/1).

Ia menilai, pendekatan dialogis seperti talk show menjadi sarana efektif untuk menyentuh kesadaran pelajar. Melalui komunikasi yang terbuka dan ramah, pesan-pesan pencegahan dapat diterima dengan lebih baik dan membekas dalam diri remaja.

“Harapan kami sederhana, agar anak-anak Kendari tumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas, berakhlak, dan memiliki daya tahan menghadapi pengaruh negatif lingkungan. Inilah modal menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Talk show ini diikuti sekitar 80 pelajar tingkat SMP dan SMA se-Kota Kendari. Sepanjang kegiatan, para peserta tampak antusias mengikuti pemaparan materi dan aktif dalam sesi dialog interaktif bersama para narasumber. Materi disampaikan dengan bahasa yang ringan dan komunikatif sehingga mudah dipahami oleh kalangan remaja.

Ketua Panitia, Andi Intang, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memperkuat ketahanan diri remaja di tengah kompleksitas tantangan sosial saat ini. Ia menekankan bahwa masa remaja merupakan fase penting pembentukan karakter yang membutuhkan perhatian dan pendampingan berkelanjutan.

Menurutnya, pencegahan narkoba tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri. Keterlibatan keluarga, sekolah, pemerintah, dan tokoh masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi remaja.

Ia juga menyoroti perlunya perhatian khusus terhadap remaja perempuan di Sultra agar tidak rentan terhadap penyalahgunaan narkoba. Melalui kegiatan semacam ini, diharapkan makin banyak pelajar yang memiliki keberanian dan kesadaran untuk berkata tidak pada narkoba.

“Kegiatan ini diselenggarakan oleh Komisi PRK (Perempuan, Remaja, dan Keluarga) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sultra sebagai wujud kepedulian terhadap masa depan generasi muda. Ini komitmen kita untuk terus bersinergi dalam membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Post Views: 73

Read Entire Article
Rapat | | | |