Trump Sebut Diplomasi dengan Iran Lebih Mudah Usai Khamenei Tewas

17 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan diplomasi dengan Iran kini 'lebih mudah' usai serangan yang telah menewaskan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

"Jauh lebih mudah sekarang daripada sehari yang lalu, tentu saja," kata Trump saat diwawancarai CBS News soal prospek solusi diplomatik pada Sabtu (27/2) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Trump juga mengatakan solusi diplomatik bisa lebih mudah karena Iran saat ini 'mengalami kekalahan telak'.

Hasil serangan AS dan Israel pada Sabtu dikatakan sebagai 'hari yang hebat bagi negara ini, hari yang hebat bagi dunia'.

Sebelumnya, Trump mengumumkan Khamenei yang menjadi pemimpin tertinggi Iran selama hampir 37 tahun, tewas dalam serangan udara yang dikirim Israel.

CBS meyakini berdasarkan sumber-sumber sekitar 40 pejabat Iran juga tewas dalam serangan tersebut.

Trump mengatakan kepada CBS News bahwa "ada beberapa kandidat yang baik" untuk memimpin Iran setelah kematian Khamenei tetapi tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.

Pada Sabtu malam, setelah berbicara dengan para pejabat dan pemimpin dunia sepanjang hari, Trump mengatakan ia terus memantau dengan cermat respons Iran di kawasan tersebut terhadap serangan-serangan itu.

Iran langsung meluncurkan rudal balistik ke Israel dan menyerang sekutu AS di tempat lain di Timur Tengah.

Namun Trump mengatakan serangan balik Iran itu lebih lemah dari yang dia ekspektasikan.

"Kami kira itu bakal dua kali lipat," ujar Trump.

"Sejauh ini, itu lebih sedikit dari yang kami kira," tutur dia.

Sampai sekarang belum ada laporan korban tewas di kubu AS, sedangkan di Israel ada kematian satu orang.

Serangan pada Sabtu merupakan yang kedua dilakukan AS di tengah negosiasi program nuklir dengan Iran.

(fea)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Rapat | | | |