Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden RI Prabowo Subianto menuturkan Indonesia akan mulai mengirimkan tentaranya sebagai Pasukan Stabilisasi International atau International Stabilization Force (ISF) di Jalur Gaza Palestina dalam satu atau dua bulan ke depan.
Pasukan ISF merupakan bagian dari Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menjaga Jalur Gaza Palestina selepas agresi brutal Israel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita siap (kirim pasukan ISF). Mungkin ya kelompok-kelompok advanced mungkin tidak lama lah mungkin satu sampai dua bulan ini," ujar Prabowo usai menghadiri rapat Board of Peace di Washington, AS, Kamis (19/2).
Dalam rapat perdana Board of Peace dan di depan Presiden Donald Trump, Prabowo secara resmi mengumumkan bahwa Indonesia siap mengirim 8 ribu pasukan untuk ISF di Gaza.
"Kami menegaskan kembali komitmen untuk berkontribusi dengan jumlah pasukan yang signifikan, hingga 8.000 personel atau lebih jika diperlukan," ujar Prabowo dalam pidatonya.
"Kami siap mengerahkan pasukan untuk berpartisipasi aktif dalam pasukan stabilisasi internasional demi memastikan perdamaian ini dapat berjalan dengan efektif," paparnya menambahkan.
Panglima ISF Mayor Jenderal Jasper Jeffers bahkan mengumumkan Indonesia menjadi wakil komandan pasukan tersebut.
Jeffers bahkan mencatat Indonesia merupakan satu dari lima negara Board of Peace pionir yang akan mengirim tentaranya ke Gaza.
"Saya dengan gembira mengumumkan bahwa lima negara pertama yang akan mengirim personel untuk bertugas dalam ISF yaitu Indonesia, Maroko, Kazakhstan, Kosovo, dan Albania," ucap Jeffers dalam pertemuan perdana tingkat tinggi BoP tersebut.
Lebih lanjut, Prabowo merasa optimis bahwa Board of Peace termasuk ISF bisa membantu Palestina mencapai "perdamaian yang abadi" meski dalam perjalannya mungkin akan menemui banyak rintangan.
Ia juga kembali menegaskan bahwa satu-satunya solusi perdamaian abadi adalah two state solution atau solusi dua negara, di mana Palestina dan Israel hidup berdampingan sebagai dua negara berdaulat dan merdeka.
"Tentunya komit beberapa negara Muslim semua menegaskan, komitmen kita untuk bener-benar mencapai lasting peace and the only lasting peace dalam beberapa statement kita, kelompok 8, negara Muslim yang diundang pertama kali untuk ikut BoP ini, bagi kita the real, the only long lasting solution is two state solution," ucap Prabowo.
(rds)

22 hours ago
4










































