Jakarta, CNN Indonesia --
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengaku berencana membentuk aliansi negara-negara sekutu di atau sekitar Timur Tengah, untuk melawan musuh-musuh "radikal".
Pernyataan itu disampaikan Netanyahu dalam saat mengumumkan rencana kunjungan Perdana Menteri India, Narendra Modi, ke Israel. Netanyahu menyebut India akan menjadi bagian dari "poros negara-negara yang sependapat" dengan Israel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Netanyahu juga menyebut sejumlah negara lainnya seperti Yunani, Siprus, dan negara-negara Arab, Afrika, dan Asia lainnya yang tidak disebutkan namanya.
"Dalam visi yang saya lihat, kita akan menciptakan seluruh sistem, pada dasarnya sebuah 'segi enam' aliansi di sekitar atau di dalam Timur Tengah," kata Netanyahu, dikutip Al Jazeera.
"Tujuannya di sini adalah untuk menciptakan poros negara-negara yang sependapat dengan realitas, tantangan, dan tujuan melawan poros-poros radikal, baik poros Syiah radikal yang telah kita serang dengan sangat keras, maupun poros Sunni radikal yang sedang muncul," imbuhnya.
Menanggapi Netanyahu, Modi mengatakan sepenuhnya setuju mengenai ikatan antara "India dan Israel", termasuk "keragaman hubungan bilateral kita".
"India sangat menghargai persahabatan abadi dengan Israel, yang dibangun atas dasar kepercayaan, inovasi, dan komitmen bersama terhadap perdamaian dan kemajuan," tulis Modi di X.
Sejak genosida Israel dimulai di Gaza, serangan-serangan yang bertujuan melemahkan "poros perlawanan" pimpinan Iran, termasuk Hizbullah di Lebanon, terus diluncurkan.
Netanyahu tak menjelaskan apa yang ia maksud dengan "poros Sunni radikal yang muncul". Namun dia sebelumnya telah mengidentifikasi Ikhwanul Muslimin sebagai elemen utamanya.
Hubungan Israel dan beberapa mayoritas Muslim Sunni telah memburuk, termasuk dengan Turki. Beberapa waktu lalu Presiden Recep Tayyip Erdogan mengkritik tajam Netanyahu.
Sejak 2020, Israel terus berupaya menjalin hubungan formal dengan negara-negara Arab dan Muslim, sebagai cara untuk memperkuat posisinya di kawasan sebagai bagian dari perjanjian Abraham Accords yang dibekingi Amerika Serikat.
Lewat kerangka Abraham Accords, Israel telah menjalin hubungan dekat dengan Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Maroko.
(dna)

17 hours ago
5












































