Kendari – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi menunjuk Mustar Taro sebagai Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Baubau. Pelantikan dilakukan dalam upacara pengambilan sumpah jabatan manajerial pada Selasa (21/4/2026).
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjenpas Sultra, Sulardi, mengatakan pelantikan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis dalam penataan jabatan di lingkungan pemasyarakatan.
“Mutasi dan promosi adalah hal yang lumrah dalam organisasi. Sebagaimana arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, pejabat yang telah menduduki jabatan lebih dari dua tahun harus bersiap untuk penyegaran atau rolling,” kata Sulardi di sela pelantikan.
Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Baubau, Mustar Taro usai dilantik oleh Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Kendariinfo. (21/4/2026).Ia juga memberikan apresiasi kepada pejabat sebelumnya, Nasrudin, yang dinilai berhasil membawa Bapas Baubau meraih berbagai prestasi hingga tingkat internasional, termasuk menjadi delegasi di Thailand.
Sulardi meminta Mustar Taro segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja barunya serta memperkuat kepemimpinan di internal organisasi. Menurutnya, kesiapan diri menjadi kunci dalam meraih peluang dan keberhasilan.
“Sebagai pejabat, kita harus selalu prepare yourself. Siapkan diri dalam kondisi apa pun karena kesempatan harus diraih dengan persiapan matang. Tidak ada keberhasilan yang datang tiba-tiba,” tegasnya.
Selain melantik Kepala Bapas Baubau, Ditjenpas Sultra juga melakukan pelantikan sejumlah pejabat lainnya. Di antaranya Maidy Ferdy sebagai Kasi Bimnadik Lapas Kendari, Abdul Umar Kase sebagai Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Kendari, serta Al Jamin sebagai Kasi Bimnadik Lapas Baubau.
Kemudian Muhammad Nur Aksa sebagai Kasi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib Lapas Baubau, Irwan La Mane sebagai Kasubag Tata Usaha Lapas Baubau, Sudirman Tawai sebagai Kasi Registrasi LPKA Kendari, La Rahman sebagai Pembinaan LPKA Kendari, serta Wayan Sudira sebagai Kasubag Umum LPKA Kendari.
Sulardi juga berpesan kepada para istri pejabat yang tergabung dalam Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan Pipas Ditjenpas Sultra agar terus memberikan dukungan terhadap tugas suami.
“Jangan terlalu hanyut dengan perasaan saat dimutasi. Barangkali itu adalah cara Tuhan memberikan yang terbaik dan menyelamatkan kita untuk masa depan yang lebih baik,” tutupnya.
Post Views: 60

3 hours ago
2
















































