Israel Mau Kerahkan 450 Ribu Tentara Cadangan Invasi ke Lebanon

10 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Israel dilaporkan tengah mempertimbangkan mobilisasi besar-besaran sebanyak 450 ribu tentara cadangan untuk kemungkinan operasi darat ke Lebanon, pada Minggu (15/3).

Langkah itu dilaporkan oleh lembaga penyiaran publik Israel yang menyebut mobilisasi ini sebagai bagian dari persiapan militer menghadapi potensi perang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir Middle East Monitor, laporan dari stasiun televisi itu menyebut militer dan badan keamanan Israel telah mengajukan permintaan mobilisasi.

Proposal itu diperkirakan segera diajukan kepada para menteri serta Komite Luar Negeri dan Pertahanan Knesset untuk mendapatkan persetujuan.

Laporan itu juga menyebut batas maksimum mobilisasi pasukan cadangan saat ini sekitar 260.000 personel, sesuai keputusan pemerintah pada Januari lalu.

Jika disetujui, rencana baru ini akan memperluas secara signifikan skala mobilisasi militer melampaui batas yang berlaku saat ini.

Langkah ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan dengan Lebanon, ketika militer Israel mempertimbangkan opsi untuk memperluas operasi, termasuk kemungkinan melancarkan serangan darat.

Sebelumnya, pada Senin (2/3), Israel mengerahkan sebanyak 100 ribu pasukan cadangan untuk memperluas serangan ke Iran dan Lebanon.

Pengerahan ratusan ribu pasukan ini terdiri dari unit-unit intelijen militer dan dilakukan untuk menambah operasi militer dan perluasan perang.

Mengutip laporan Walla, Anadolu Agency menuturkan 100 ribu pasukan cadangan ini dipersiapkan untuk memperkuat semua sektor di bawah "Operation Roaring Lion", nama operasi sandi dari serangan yang sedang berlangsung terhadap Iran.

(rnp/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Rapat | | | |